Bisakah Klaim Asuransi Untuk Kendaraan Terkena Gempa?

Bisakah Klaim Asuransi Untuk Kendaraan Terkena Gempa?- Pada hari Minngu pagi (29 Juli 2018), Indonesia bersedih lantaran gempa berkekuatan 6.4 SR terjadi di Lombok, NTB. Banyakanya korban dan kerugian yang dialami tentu menciptakan duka bagi yang mengalaminya. Termasuk banyaknya kendaraan yang rusak lantaran terkena runtuhan bangunan akhir gempa.

Lalu, Bisakah Klaim Asuransi Untuk Kendaraan Terkena Gempa?

Menurut L. Iwan Pranoto, selaku Head Of� Communication and Event Asuransi Astra klaim kendaraan lantaran gempa cukup sulit. Pasalnya, pada polis standar asuransi kendaraan bermotor di Indonesia sendiri tidak menanggung asuransi akhir tragedi alam. Namun, bukan berarti tidak sanggup diklaim, Pemilik kendaraan harus mengecek ulang polis masing-masing, lantaran ada beberapa perusahaan asuransi yang sudah menawarkannya. Tentu, perlu penambahan biaya untuk jaminan tragedi alam, lantaran hal ini berarti perusahaan perlu melaksanakan ekspansi jaminan yang cukup beresiko.

 

Polisi Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia

Bisakah Klaim Asuransi Untuk Kendaraan Terkena Gempa Bisakah Klaim Asuransi Untuk Kendaraan Terkena Gempa?Jika OtoFreakers perhatikan regulasi Polisi Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia, akan ada beberapa hal yang memang tidak di jamin dalam asuransi. Salah satu hal yang tidak dijamin asuransinya yaitu yang disebabkan oleh tragedi alam.

Pernyataan ini sanggup dilihat di Bab II ihwal pengecualian, pasal 3 ayat 3, yaitu: Pertanggungan ini tidak menjamin kerugian, kerusakan dan atau biaya atas Kendaraan Bermotor dan atau tanggung jawab aturan terhadap pihak ketiga. Yang pribadi maupun tidak pribadi disebabkan oleh, akhir dari, ditimbulkan oleh :

1. Kerusuhan, pemogokan, penghalangan bekerja, tawuran, huru-hara, pembangkitan rakyat, pengambil-alihan kekuasan, revolusi. Pemberontakan, kekuatan militer, invasi, perang saudara, perang dan permusuhan, makar, terorisme, sabotase, penjarahan;

2. Gempa bumi, letusan gunung berapi, angin topan, badai, tsunami, hujan es, banjir, genangan air, tanah longsor atau tanda-tanda geologi atau meteorologi lainnya;

3. Reaksi nuklir, termasuk tetapi tidak terbatas pada radiasi nuklir, ionisasi, fusi, fisi atau pencemaran radio aktif. Tanpa memandang apakah itu terjadi di dalam atau di luar Kendaraan Bermotor dan atau kepentingan yang dipertanggungkan.

Jadi, begitu ya OtoFreakers. Alangkah baiknya coba kini cek polis kendaraan OtoFreakers masing-masing. Jika tidak ada jaminan lantaran tragedi alam, coba tanyakan ke pihak asuransi, barangkali sanggup melaksanakan ekspansi jaminan.

Nah, demikian sedikit informasi, supaya bermanfaat bagi pemilik kendaraan ya! Untun melihat info menarik lainnya, silakan klik di sini!